Selamat datang di Satrio'site

kemana budaya ramah indonesia

Minggu, 17 Juni 20120 comments





Warisan budaya Indonesia yang hampir hilang adalah budaya ramah, kemana budaya ramah yang dulu ada?? Dulu negeri kita ini sempat menduduki peringkat pertama dalam ramah tamah (polling seven Country). Budaya ini membuat kita saling bersilahturahmi terhadap tetangga, peduli akan kesusahan satu sama lain dan bersikap menghormati orang yang berada disekitar kita, baik yang lebih tua maupun yang lebih muda. Namun sekarang keadaanya berbeda kita hampir tidak peduli akan kesusahan orang lain, dan sudah hampir tidak ada sikap saling menghargai yang muda tidak ada sikap sopan terhadap orang yang lebih tua  dan terjadi senioritas terhadap orang yang lebih muda.
Sekarang  semuanya seperti berputar hampir 180 derajat. Dampak globalisai merubah seluruh sudut pandang orang kita. Sampai cap ramah tamah dan rukun dalam hidup sesama luntur bahkan hampir hilang. Apakah budaya ramah kita telah hilang? Berubah menjadi budaya yang pemarah, hampir setiap masalah selalu dilakukan dengan amarah bukan dengan akal sehat.  Ini menjadi kewajiban bersama untuk mengembalikan sikap dan Ramah tamah bukan berarti kita membungkukkan badan atau tubuh kita merendah, atau menyapa setiap orang dengan lembut. Ramah tamah itu ada dalam batin kita sendiri. Kalau mental penuh kesabaran, penuh kasih sayang, maka tingkah laku kitapun akan terlihat dari raut wajah kita, karena tubuh juga merupakan refleksi dari batin kita. Ramah tamah salah satu sikap terpuji, perbuatan mulia dan perkataan yang agung. Ramah tamah adalah cerminan bangsa Indonesia juga jati diri kita. Jangan biarkan budaya ini pudar digerus individualisme, egoisme, kapitalisme, dan modernisasi.
Kita bangkitkan kembali warisan budaya ramah tamah ini agar Indonesia menjadi Negara yang nyaman, dan selesaikan lah masalah bukan dengan kekerasan.  Kita rubah cara berpikir kita dan sikap kita, Mulai dari yang termudah untuk ramah yaitu Senyum. Mulailah dengan sebuah senyuman yang datang dari hati dan hanya diberikan dengan hati. Maka dengan begitu kita akan terbiasa untuk ramah terhadap orang lain. Budaya Keramahtamahan harus diwariskan ke anak cucu kita, sehingga kita tidak akan kehilangan identitas bangsa sendiri. Tetap bangga pada ciri khas kita sebagai bangsa yang berbudaya tinggi.
Share this article :

Posting Komentar

 
Cara Gampang | Creating Website | Johny Template | Mas Templatea | Pusat Promosi
Copyright © 2011. Satrio'site - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by Satrio'site.blogspot.Com
Proudly powered by Blogger